GORUT, Matagorontalo.com – Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) Dambalo menggelar kegiatan Mini Lokakarya Lintas Sektor (Minlok Linsek) Triwulan III bertempat di Aula Puskesmas Dambalo, Kecamatan Tomilito, Senin (21/09/2026).
Kegiatan ini dipimpin oleh Camat Tomilito dan Kepala Puskesmas Dambalo serta di hadiri oleh Bhabinkamtibmas Polsek Kwandang, mewakili Dansatradar 207, para Kepala Desa se-Kecamatan Tomilito, Pendampin Desa, Kader Posyandu, dan lintas sektor lainnya.
Dalam sambutannya, Kepala Puskesmas Dambalo Bd.Yuliana Misar., ST.Keb., M.Kes menyampaikan, Lokakarya Mini Lintas Sektor Puskesmas adalah salah satu ruang membangun komitmen untuk menyatukan misi ditingkatan pemangku kepentingan.
“Jadi camat itu sebagai pemerintah kecamatan, kepala desa sebagai representasi masyarakat desa, dan puskesmas sebagai instasi kesehatan untuk sama – sama bersinergi meningkatkan derajat kesehatan masyarakat,” ungkap Bd. Yuliana Misar.
Yuliana menambahkan, tujuan utama Minlok Lintas Sektor adalah untuk meningkatkan kerjasama tim, memantau cakupan pelayanan Puskesmas kepada masyarakat.
“Tujuan kegiatan ini adalah untuk mengevaluasi capaian program kesehatan, mengidentifikasi masalah di lapangan. Termasuk membina peran serta masyarakat secara terpadu agar dapat meningkatkan fungsi Puskesmas dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat,” terang Kapus Yuliana Misar.
Olehnya dalam mewujudkan derajat kesehatan masyarakat bukanlah menjadi tanggung jawab sektor kesehatan, puskesmas semata, tetapi juga merupakan tanggung jawab bersama secara kolektif.
Kata Yuliana, secara terbuka Puskesmas Dambalo telah memiliki Sistem dan Standar Operasional Prosedur (SOP) yang jelas dan akuntabel dalam pelaksanaan program kesehatan. Baik Upaya Kesehatan Masyarakat (UKM) dan Upaya Kesehatan Perorangan (UKP).
“Jadi tujuan umum mewujudkan pelayanan kesehatan yang Transparan, Akuntabel, dan Partisipatif melalui sinergitas Puskesmas dengan lintas sektor. Sehingganya apa yang dilaksanakan oleh Puskesmas dapat tersampaikan dan dipahami secara menyeluruh oleh masyarakat,” jelasnya.
Menurutnya, dengan adanya forum ini, semua informasi, program, dan inovasi Puskesmas tidak hanya berhenti di dalam gedung Puskesmas, tetapi tersampaikan secara terbuka dan berjenjang ke masyarakat paling bawah melalui kerjasmaa yang dibangun dengan linyas sektor sektor lainnya.
Dengan lokakarya lintas sektor ini diharapkan mendapat dukungan dan masukan dari lintas sektoral dalam rangka meningkatkan pelayanan kesehatan yg lebih baik kepada masyarakat.
“Sistem ada, SOP ada, tapi tanpa MoU dan forum lintas sektor, masyarakat tidak akan tahu. Olehnya sangat diiperlukan penguatan komitmen melalui Nota Kesepahaman (MoU) yang disepakati bersama dalam melalui forum mini lokakarya lintas sektor ini,” tandasnya.(man)












