Presiden Prabowo Ajak Jadikan Al-Qur’an Sumber Persatuan dan Kedamaian Bangsa

Matagorontalo.com, Jakarta – Nuzulul Qur’an tingkat kenegaraan tahun 1447 H/2026 M diperingati secara khidmat di Istana Negara, Jakarta, Selasa (10/03/2026).

‎Dalam acara tersebut, Prabowo Subianto mengajak seluruh masyarakat Indonesia untuk menjadikan Al-Qur’an sebagai sumber inspirasi dalam memperkuat keimanan sekaligus merawat persatuan bangsa.

‎Dalam sambutannya, Presiden menegaskan bahwa peringatan turunnya Al-Qur’an tidak sekadar menjadi agenda seremonial, tetapi harus dimaknai sebagai momentum memperdalam nilai-nilai keislaman dalam kehidupan bermasyarakat dan bernegara.

‎ Menurutnya, ajaran Al-Qur’an mengandung pesan perdamaian, keadilan, dan persaudaraan yang sangat relevan dalam menjaga keutuhan bangsa Indonesia yang majemuk.

‎“Peringatan Nuzulul Qur’an hendaknya menjadi pengingat bagi kita semua untuk memperkuat keimanan serta menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman dalam kehidupan sehari-hari, termasuk dalam menjaga persatuan dan kedamaian bangsa,” ujar Presiden.

‎Dalam kesempatan tersebut, Presiden juga menyampaikan bahwa peringatan ini menjadi refleksi bagi dirinya sebagai kepala negara untuk terus menjalankan amanah kepemimpinan dengan penuh tanggung jawab.

‎Ia menegaskan bahwa nilai-nilai Al-Qur’an harus menjadi landasan moral dalam menjalankan pemerintahan demi kemaslahatan rakyat.

‎Presiden pun memohon doa dari para ulama, tokoh masyarakat, serta seluruh rakyat Indonesia agar pemerintah diberikan kekuatan dan petunjuk dalam menjalankan tugas dan amanah yang dipercayakan oleh rakyat.

‎“Mohon doa dari para ulama dan seluruh rakyat Indonesia agar kami dapat menjalankan amanah ini dengan sebaik-baiknya, membawa bangsa Indonesia menuju masa depan yang lebih adil, makmur, dan damai,” ungkapnya.

‎Peringatan Nuzulul Qur’an tingkat kenegaraan ini dihadiri oleh para ulama, tokoh agama, pejabat negara, serta perwakilan berbagai elemen masyarakat.

‎Suasana penuh khidmat mewarnai acara yang sekaligus menjadi pengingat pentingnya menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman hidup dalam membangun bangsa yang rukun dan berkeadaban.

‎Sumber: BPMI Setpres

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *