Kapolda Gorontalo Irjen Pol Widodo Ngopi Bareng Bersama Komunitas Ojol dan IPB Provinsi Gorontalo

GORUT, Matagorontalo.com Jajaran Kepolisian Daerah (Polda) ngopi bareng bersama komunitas Ojol dan Ikatan pengemudi Bentor (IPD) Provinsi Gorontalo, bertempat di Rumah Coffe and Resto Roemah Marly Kota Gorontalo, Jumat (28/08/2026).

Dialog santai itu mengangkat tema, “Dialog Santai Berkolaborasi & Bersinergi, dipimpin langsung oleh Kapolda Gorontalo Irjen Pol Drs. Widodo, S.H., M.H.

Kapolda Gorontalo Irjen Pol Drs. Widodo, dalam sambutannya menyampaikan, pertemuan ini merupakan ruang untuk membangun komunikasi, mendengarkan aspirasi, serta memperkuat hubungan antara kepolisian dengan masyarakat, k

“Kegiatan ini bukan sekadar kegiatan silaturahmi atau pertemuan biasa, melainkan untuk mempererat hubungan kekeluargaan antara Polri dan masyarakat,” Ungkap Kapolda Gorontalo.

Menurutnya, para pengemudi bentor dan ojek online merupakan bagian penting dari kehidupan masyarakat Gorontalo. Ia menilai bahwa komunitas ini sebagai mitra strategis kepolisian dalam menciptakan keamanan, keselamatan, ketertiban dan kelancaran lalu lintas di wilayah Provinsi Gorontalo.

“Aktivitas mereka selalu berintekraksi langsung dengan masyarakat. Setiap hari mereka beraktivitas di jalan, mengantar penumpang, mengantar barang, berinteraksi dengan masyarakat, dan secara tidak langsung turut membantu menjaga dinamika perekonomian daerah,” ujarnya.

Kata jenderal bintang dua itu, hubungan antara kepolisian dengan komunitas bentor dan ojol tidak hanya terjalin ketika ada permasalahan. Dirinya mengajak seluruh pengemudi bentor dan ojek online untuk bersama – sama menjadi pelopor keselamatan berlalu lintas.

“Terutama mematuhi aturan, gunakan kelengkapan keselamatan, jaga etika berkendara, serta hindari tindakan yang dapat membahayakan diri sendiri maupun pengguna jalan lainnya. jika ada persoalan, atau keluhan mari kita bicarakan bersama – sama melalui komunikasi yang baik. karena kepolisian siap menjadi bagian dari solusi,” tambahnya..

Ia menegaskan, apabila terdapat permasalahan atau perbedaan kepentingan, harus diselesaikan dengan cara yang tertib, santun, dan sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku. Kata dia, lepolisian hadir bukan hanya untuk melakukan penegakan hukum, tetapi juga untuk mendengar, melayani, melindungi, dan mencari solusi bersama masyarakat.

“Silakan menyampaikan aspirasi, silakan menyampaikan kritik, tetapi mari kita jaga bersama agar penyampaian aspirasi tidak mengganggu keamanan, ketertiban, maupun kepentingan masyarakat lainnya,” tuturnya.

Selain itu dirinya mengatakan, Fenomena yang sering terjadi saat ini lebih banyak modus penipuan atau scam yang menyasar pengemudi dan pengguna aplikasi ojek online (ojol) kini semakin marak dengan berbagai modus operandi yang kian canggih.

“Pelaku biasanya menyamar sebagai pihak manajemen aplikasi, konsumen, atau bahkan sesama mitra pengemudi dengan dalih verifikasi data, pembagian bonus, atau pembatalan orderan fiktif. Modus ini sering kali memanfaatkan kelengahan korban yang sedang fokus mengejar target harian, sehingga mereka tidak sempat memverifikasi kebenaran informasi yang diterima,” terangnya.

Menurut Kapolda, dampak langsung dari tindakan scan ini sangat merugikan korban secara finansial. Mulai dari terkurasnya saldo aplikasi dompet digital hingga hilangnya tabungan pribadi.

“Banyak pengemudi ojol yang mengalami kerugian jutaan rupiah akibat terbujuk rayuan pelaku untuk memberikan kode One-Time Password (OTP) atau melakukan transfer dana melalui tautan palsu. Kerugian materiil ini tentu menjadi pukulan telak bagi para pekerja harian yang mengandalkan penghasilan pas-pasan untuk memenuhi kebutuhan keluarga,” ucapnya.

Lanjut kata dia, dari sisi ekosistem digital, maraknya kasus scam ini turut mencoreng reputasi perusahaan penyedia jasa ojek online dan menimbulkan ketidakpercayaan di kalangan pengguna setia.

“Olehnya, tekanan mental akibat kehilangan uang hasil kerja keras dalam waktu singkat sering kali menurunkan produktivitas pengemudi di jalan raya. Kondisi emosional yang tidak stabil ini juga berisiko meningkatkan potensi kecelakaan lalu lintas karena kurangnya konsentrasi saat berkendara,” pungkasnya.

Sementara itu, perwakilan dari komunitas IPB dan Ojol serta ketua IPB menyampaikan apresiasi dan rasa bangga atas terselenggaranya dialog santai yang diinisiasi oleh jajaran Polda Gorontalo.

“Ruang komunikasi yang terbuka seperti ini sangat kami nantikan. Sebagai pengemudi kami menyadari bahwa peran kami tidak hanya sebatas mencari nafkah, tetapi juga memiliki tanggung jawab sosial sebagai garda terdepan dalam memantau dinamika keamanan lingkungan. Kami berkomitmen penuh untuk terus bersinergi dengan Polri dalam menjaga situasi Kamtibmas yang kondusif di wilayah Provinsi Gorontalo,” kata dia.

Tentunya kesiapan komunitas ini berkomitmen serta proaktif dalam mendukung pelayanan kepolisian, termasuk memanfaatkan layanan Call Center Polri 110 jika menemukan situasi darurat di jalan.

“Kami juga ingin daerah ini tetap aman, damai, tertib, dan menjadi rumah yang nyaman bagi kita semua untuk mencari rezeki yang halal. Kami juga mengucapkan terima kasih atas berbagai imbauan penting yang telah disampaikan, mulai dari pentingnya meningkatkan kewaspadaan terhadap ancaman kejahatan siber seperti link phishing dan scam di aplikasi, hingga ajakan untuk tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum jelas sumbernya,” pungkasnya.

Selain Kapolda Gorontalo, hadir pada pertemuan itu diantaranya: Dir Intelkam Polda Gorontalo Kombes Pol Ferri Renaldo Sitorus, S.I.K, M.H., Dir Lantas Polda Gorontalo Kombes Pol Lukman Cahyono, S.I.K, M.J., Kabid Dokkes Polda Gorontalo Kombes Pol Mintarya Suryanto, M.M., Kabid Humas Polda Gorontalo Kombes Pol Marupa Sagala, S.I.K S.H, M.H., Kapolresta Gorontalo Kota Kombes Pol Mohammad Junaeddy Jhonny, S.I.K, M.H., Kadis Perhubungan Prov. Gorontalo, Ibu Sagita Wartabone, S.T., M.M., Kepala PT.Jasa Raharja Cabang Gorontalo Theodorus V. Seran, S.H., M.M., CPSP., CPLA., Penasehat Ikatan Pengemudi Bentor (IPB) Iwan Abdullatief, Ketua IPB Yasin Abdullah, enasehat Asosiasi Ojol Gorontalo Rustam Nani, serta Ketua Asosiasi Ojol Gorontalo Syahrul Lagata. (man)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *