Gerakan Argo Mopomulo: “Satu Orang Sepuluh Pohon”, SMP Negeri 3 Kwandang Dukung Program Hijau Gorontalo Utara

Matagorontalo.com, Gorontalo Utara — Komitmen terhadap pelestarian lingkungan terus diperkuat oleh Pemerintah Kabupaten Gorontalo Utara melalui program Argo Mopomulo (Menanam untuk Masa Depan).

Dukungan nyata terhadap program tersebut ditunjukkan oleh SMP Negeri 3 Kwandang melalui implementasi gerakan “Satu Orang Sepuluh Pohon” sebagai langkah strategis menjaga keseimbangan lingkungan sejak usia dini.

Di bawah kepemimpinan Kepala Sekolah SMP Negeri 3 Kwandang, Meilan Dali, S.Pd, seluruh warga sekolah—mulai dari guru, tenaga kependidikan, hingga peserta didik—turut ambil bagian
dalam aksi penanaman pohon di lingkungan sekolah dan area sekitarnya.

Setiap individu diwajibkan menanam minimal sepuluh pohon, baik pohon produktif maupun pohon pelindung, sebagai wujud tanggung jawab kolektif terhadap kelestarian alam.

Meilan Dali, S.Pd menegaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan bagian integral dari proses pendidikan karakter dan pembentukan kepedulian ekologis peserta didik.

“Melalui program Argo Mopomulo, kami ingin menanamkan kesadaran bahwa menjaga lingkungan merupakan kewajiban moral bersama. Gerakan satu orang sepuluh pohon adalah investasi hijau untuk masa depan anak-anak kita,” ujarnya.

Program Argo Mopomulo merupakan kebijakan strategis Pemerintah Kabupaten Gorontalo Utara dalam merespons tantangan perubahan iklim, degradasi lingkungan, serta kebutuhan akan ruang terbuka hijau yang berkelanjutan.

Keterlibatan lembaga pendidikan dinilai sangat penting karena mampu membangun kesadaran lingkungan secara sistematis sejak usia sekolah.
Langkah yang diambil SMP Negeri 3 Kwandang ini pun mendapat apresiasi luas karena selaras dengan agenda nasional dalam penguatan pendidikan lingkungan hidup dan pembangunan berkelanjutan, termasuk konsep sekolah berwawasan lingkungan.

Dengan semangat kolaborasi dan kepemimpinan yang kuat, SMP Negeri 3 Kwandang diharapkan dapat menjadi role model bagi sekolah-sekolah lain, baik di tingkat daerah maupun nasional, dalam mendukung gerakan hijau pemerintah. Sebuah bukti bahwa perubahan besar dapat dimulai dari langkah sederhana: satu orang, sepuluh pohon, demi Indonesia yang lebih lestari.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *