Bupati Thariq Dorong Bank Data Pohon dan G210 Plus  Gentuma Raya

Matagorontalo.com, Gorontalo Utara – Bupati Gorontalo Utara, Thariq Modanggu, menghadiri sekaligus memberikan sambutan pada kegiatan Pemerintah Kecamatan Gentuma Raya dalam rangka Program GAM (Gerakan Agro Mopomulo) yang dipusatkan di Kebun PKK Desa Molonggota, Kecamatan Gentuma Raya.

‎Dalam sambutannya, Bupati Thariq menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Gorontalo Utara dalam memperkuat program strategis daerah yang berorientasi pada ketahanan pangan, pelestarian lingkungan, dan peningkatan ekonomi masyarakat desa.

‎Salah satu terobosan penting yang disampaikan Bupati adalah rencana pembentukan Bank Data Pohon, sebuah sistem pendataan pohon yang ditanam hingga ke titik koordinatnya. Program ini akan menjadi instrumen pengukuran kinerja OPD dan ASN.

‎“Kita akan bikin namanya Bank Data Pohon. Jadi bukan sekadar tanam, tapi terdata. Kalau pohonnya mati, itu berpengaruh pada penilaian kinerja,” tegas Bupati.

‎Ia menjelaskan, saat ini telah diberlakukan instruksi One Man Ten Trees, yakni setiap ASN wajib menanam 10 pohon. Target pimpinan OPD bukan hanya menanam, tetapi memastikan pohon tersebut hidup dan terawat.

‎Selain Mopomulo, Bupati juga mengapresiasi pelaksanaan Program G210 Plus, yang tidak hanya menyentuh aspek ketahanan pangan, tetapi juga menyasar pemberdayaan masyarakat miskin secara bermartabat.

‎“Ini bukan sekadar program wajib, tapi program mulia. Kita pelihara nyawa, maka rawat dengan kasih sayang,” ujar Bupati.

‎Dalam kesempatan tersebut, Bupati turut menyampaikan pengembangan besar G210 ke depan. Gorontalo Utara, kata dia, ditargetkan memiliki pabrik pakan ternak, produksi DOC, pullet, Rumah Potong Hewan Unggas, hingga cold storage, sebagai bagian dari sistem peternakan terintegrasi.

‎“Nabi menyukai hal yang sedikit tapi terus-menerus. Maka G210 harus berkelanjutan, bukan sekali lalu habis,” tambahnya.

‎Terkait Mopomulo, Bupati menegaskan bahwa gerakan menanam bukan hanya berdampak pada lingkungan, tetapi juga ekonomi. Ia menyebut kebutuhan buah untuk program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang terus meningkat, sehingga Gorontalo Utara harus bersiap menjadi produsen buah dalam 4–5 tahun ke depan.

‎“Satu hari saja, satu kecamatan butuh 1.000 buah. Kalau se-Gorontalo Utara, 27 ribu buah. Maka menanam itu investasi masa depan,” jelasnya.

‎Sebagai bentuk keseriusan, keberadaan dan keberhasilan penanaman pohon juga akan menjadi salah satu indikator dalam penambahan Alokasi Dana Desa (ADD).

‎Di akhir sambutan, Bupati berharap Desa Molonggota dapat menjadi desa percontohan bagi desa-desa lain di Kecamatan Gentuma Raya dalam pelaksanaan program G210 Plus dan Mopomulo.

‎“Ke depan tidak ada lagi istilah pencanangan. Yang ada adalah laporan perkembangan dan keberlanjutan program,” pungkasnya.

‎Kegiatan ini sejalan dengan visi Gorontalo Utara Bercahaya, yang menekankan inovasi, kemandirian, dan pembangunan berkelanjutan berbasis desa.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *