Matagorontalo.com, Pemerintah Desa Dudepo menggelar sosialisasi pemekaran desa di Dusun II Upo yang dihadiri oleh masyarakat Dusun Upo dan Dusun Tapia.
Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kepala Desa Dudepo, Rustam Biiya, serta didampingi oleh aparat desa dan Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD).
Sosialisasi tersebut bertujuan untuk memberikan pemahaman menyeluruh kepada masyarakat terkait rencana pemekaran dua dusun, yakni Dusun Upo dan Dusun Tapia, yang akan digabungkan menjadi satu desa persiapan.
Dalam pemaparannya, Rustam Biiya menegaskan bahwa pemekaran desa merupakan langkah strategis untuk mendekatkan pelayanan pemerintahan kepada masyarakat dan mempercepat pembangunan di wilayah tersebut.
“Kami ingin memastikan bahwa rencana pemekaran ini benar-benar dipahami dan mendapat dukungan masyarakat, karena keberhasilan pemekaran desa sangat bergantung pada partisipasi dan kebersamaan warga,” ujar Rustam Biiya.
Antusiasme masyarakat terlihat jelas sepanjang kegiatan berlangsung. Warga dari kedua dusun menyampaikan dukungan dan harapan besar agar pemekaran desa segera terwujud.
Mereka menilai pembentukan desa persiapan akan membawa dampak positif terhadap pelayanan publik, pembangunan infrastruktur, serta peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Sesi dialog antara masyarakat, pemerintah desa, aparat desa, dan Ketua BPD berlangsung interaktif dan kondusif. Berbagai aspirasi, saran, dan masukan disampaikan sebagai bagian dari proses demokratis dalam perencanaan pemekaran desa.
Dengan dukungan penuh masyarakat Dusun Upo dan Dusun Tapia, Pemerintah Desa Dudepo optimistis rencana pemekaran desa ini dapat berjalan sesuai ketentuan yang berlaku dan menjadi langkah awal menuju pemerintahan desa yang lebih efektif, mandiri, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat.












